INDRAMAYU
- Ratusan jamaah memadati Masjid Al-Ittihad Islamic Center Indramayu dalam
rangka mengikuti kegiatan Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT) Sabtu malam 9 Juni
2012. Acara bermalam atau menginap yang digelar Oleh Yayasan Kilau Indonesia
dan Yayasan Bina Amal Insani (Yabani) ini mengambil tema “Keutamaan
Menangis Karena Takut Kepada Allah SWT” yang diambil dari kitab
Riyadhus Shalihin.
Seusai Sholat
Isya berjamaah acara diawali dengan Tasmi’ (Mendengarkan/Menyimak-red)
peserta menyimak hafalan al-Qur’an yang dibacakan oleh Ustadz H. Mu’tamad, Lc
Al-Hafidz. Kemudian disambung dengan acara inti yaitu Taushiyah tentang Keutamaan Menangis Karena
Taut Kepada Allah yang disampaikan oleh Drs. KH. Djalaluddin Asy-Syatibi.
Bab ke 54 Kitab Riyadhus Shalihin
tersebut menjelaskan tentang keutamaan Menangis karena takut kepada Allah, Menangis
karena takut kepada Allah SWT merupakan suatu sifat terpuji dan mulia, tentunya
menangis karena takut akan azab Allah, menangis takut karena dosa-dosa yang
kita lakukan, memangis karena takut amalan kita tidak diterima disisi-Nya.
Seseorang yang menangis karena takut kepada Allah tidak akan masuk kedalam
neraka, sehingga susu dapat kembali ke dalam tetek ataupun unta dapat masuk
kedalam lubang jarum.
Dalam Taushiyahnya Ustadz Jalal
sapaan akrab KH. Djalaluddin Asy-Syatibih lebih lanjut mengajak kepaada jamaah
untuk membiasakan menangis merenungi dosa-dosa. “Kini banyak ragam tangisan,
akan tetapi hanya tangisan karena takut kepada Allah Ta'ala sajalah yang
jarang dilakukan oleh kebanyakan manusia. Jangan sampai kita manangis
berpura-berpura yaitu setelah menangis kita masih mengerjakan apa yang dilarang
oleh Allah SWT dan juga melalaikan semua perintah-perintah-Nya. Seperti lebih
memilih bernyanyi/mendengarkan lagu-lagu yang membuat lalai dari mengingat
Allah SWT daripada membaca Al-Qur'an atau lebih memilih menonton acara-acara
gosip di TV, lawakan yang membuat kita banyak tertawa sementara lupa akan
dosa-dosa yang kita lakukan, dan melakukan bentuk kemaksiatan lainnya” ujar
Kiyai yang juga Pembina Yayasan Bilal Bandung.
Sementara itu ketua Yayasan
Kilau Indonesia Akhmad Sugandi
menjelaskan bahwa kegiatan MABIT ini merupakan sarana untuk meningkatkan
kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. “Kita ingin selepasnya
mengikuti kegiatan ini kadar keimanan dan ketaqwaan kita semakin meningkat,
Insya Allah nanti malam kita akan kuatkan dengan Qiyamullail (Sholat
Tahajud-red) dan muhasabah, kita akan akan bangunkan sekitar pukul 02.30”
terangnya.
Di akhir acara setelah sholat subuh
berjamaah peserta membacakan wirid Al-Ma’tsurat sebagai dzikir penenang hati
selanjutnya acara ditutup dengan doa dan bermushofahah (bersalam-salaman-red).


0 komentar:
Posting Komentar