BARCELONA — Gelandang Barcelona Seydou Keita Ahmed adalah salah satu
dari tiga pemain Muslim yang membela klub Catalan itu. Dua pemain
lainnya adalah Eric Abidal dan Ibrahim Afelay. Keita telah bermain untuk
tim nasional Mali sejak tahun 2000. Dia satu kompatriot dengan
penyerang Sevilla, Frederik Kanoute di timnas.
Keita pernah
mencetak hat-trick untuk pertama kalinya saat El Barca menghancurkan
Real Zaragoza, 6-1, di Stadion Nou Camp pada Ahad, 25 Oktober 2009.
Kemenangan itu mengantarkan Blaugrana mendongkel Real Madrid dari pucuk
klasemen hingga menjadi juara di akhir musim.
Dia mencetak gol
pada menit ke-25 setelah menerima umpan dari Lionel Messi. Tiga menit
sebelum babak pertama berakhir, pemegang paspor Perancis ini melesakkan
gol setelah menerima umpan matang dari penyerang Zlatan Ibrahimovic.
Satu gol lainnya diceploskan Keyta pada menit ke-86.
Usai laga,
Keita mengatakan: “Kami menunjukkan hari ini bahwa kami adalah tim besar
dan pergi keluar untuk menang.” Ia melanjutkan, “Pada tingkat pribadi
saya senang dengan hat-trick pertama saya.”
Setelah itu, ia juga
mencetak gol ketika Barcelona berhadapan dengan Getafe. Ia merayakan gol
dengan melakukan sujud sebagaimana layaknya Muslim atau sujud kepada
Allah di lapangan.
Sulley Muntari juga merupakan Muslim yang
taat. Saat membela Inter Milan, dia tetap menjalankan puasa Ramadhan
saat kompetisi Seria A Liga italia berlangsung. Ada yang beda dalam
selebrasi setelah dia mencetak gol ke gawang lawan. Gelandang timnas
Ghana ini segera sujud sebagai wujud rasa syukur. Hal itu membuat banyak
Muslim Italia memujinya.
Begitu juga ketika dia melakukan
selebrasi dengan membuat huruf “C” di jarinya. Ada yang mengatakan itu
inisial pacarnya, ada juga yang menyebutnya sebagai simbol bulan sabit
yang identik dengan Islam.
Home »
Pemuda dan Pelajar
» Keita dan Selebrasi Gol Seorang Muslim
Keita dan Selebrasi Gol Seorang Muslim
Written By Yayasan Kilau Indonesia on Minggu, 13 Mei 2012 | 09.21
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



0 komentar:
Posting Komentar